BANYUMAS || mediapenanews.net — Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI–Polri (FKPPI) Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus memperkuat peran sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan evaluasi dan konsolidasi organisasi yang digelar di Embung Kemutug Lor, Kecamatan Baturaden, Ahad (11/1/2026).
Ketua FKPPI Banyumas, Eko Heru Surono, S.Sos., menyampaikan bahwa FKPPI siap memastikan Bendera Merah Putih tetap berkibar di seluruh pelosok Nusantara. Menurutnya, komitmen tersebut merupakan penegasan sikap ideologis bahwa Negara Republik Indonesia harus benar-benar berdaulat dan tidak memberi ruang bagi upaya apa pun yang berpotensi membelokkan ideologi bangsa.
“Anggota FKPPI berasal dari latar belakang profesi yang beragam, namun disatukan oleh kesamaan ideologi dan latar belakang keluarga sebagai putra-putri TNI dan Polri. Ini menjadi modal kuat untuk menjaga semangat kebangsaan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Danramil Baturaden Kapten Cba Lulus Susedyo menegaskan bahwa FKPPI memiliki tanggung jawab moral sebagai organisasi yang lahir dari rahim TNI dan Polri. Ia berharap FKPPI dapat menjadi teladan bagi organisasi kemasyarakatan lain dalam menumbuhkan dan menguatkan semangat bela negara melalui aksi nyata di masyarakat.
Sementara itu, Aiptu Isnen yang mewakili Kapolsek Baturaden menyoroti pentingnya peran FKPPI dalam mendukung kesiapsiagaan bencana. Ia menyebut kondisi geografis wilayah Baturaden yang rawan bencana membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk Tim SAR FKPPI, dalam upaya mitigasi dan penanganan kebencanaan.
Di sisi lain, konsolidasi organisasi ini juga dimanfaatkan untuk memantapkan arah program kerja FKPPI ke depan.
Sekretaris Generasi Muda (GM) FKPPI Banyumas, Ricky Giantoro menyampaikan bahwa program-program tahun 2026 akan disusun selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Kami mendukung program PASti yang diusung Bupati Banyumas, Sadewo. Fokus kami adalah mendorong kemandirian ekonomi yang dimulai dari internal organisasi, sehingga FKPPI mampu berkontribusi lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Organisasi Wanita FKPPI Banyumas, Nunung Sriwidadi menambahkan bahwa pihaknya akan mulai menggerakkan sektor UMKM sebagai basis penguatan ekonomi organisasi. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat kemandirian FKPPI, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ikhtiar tersebut diperkuat oleh langkah konkret di bidang ketahanan pangan secara swadaya.
Ketua Harian FKPPI Banyumas, Santoso mengungkapkan bahwa program tersebut telah berjalan di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturaden, dan Desa Ciberem, Kecamatan Sumbang dengan mengembangkan berbagai komoditas pertanian yang dikelola bersama.
Melalui penguatan ideologi kebangsaan, kesiapsiagaan kebencanaan, serta pengembangan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan, FKPPI Banyumas menegaskan perannya sebagai organisasi kader kebangsaan yang tidak hanya setia pada negara, tetapi juga hadir secara nyata dan solutif di tengah masyarakat. Dari Embung Kemutug Lor, FKPPI mengingatkan kita bahwa bela negara hari ini bukan hanya soal menjaga batas wilayah, tetapi juga merawat kehidupan agar Indonesia tetap berdiri tegak, berdaulat, dan bermartabat.













