Brebes, mediapenanews.net — Warga Dukuh Satir RT 05/RW 09, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tersangkut di batu di aliran Sungai Pedes, Kamis (5/3/2026). Korban kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dari unsur TNI, Polri, tenaga medis, relawan, dan perangkat desa.
Evakuasi dilakukan mulai pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB. Proses evakuasi berlangsung cukup hati-hati karena arus Sungai Pedes saat itu terbilang deras.
Korban diketahui bernama M. Sapii (34), warga Dukuh Kaliloka Tengah RT 03/RW 04, Desa Kaliloka, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tersangkut di batu di aliran sungai.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (1/3/2026) setelah meninggalkan rumah. Korban diketahui memiliki riwayat gangguan saraf.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga yang hendak menuju sungai. Kedua saksi, yakni Supriyadi (70) warga Dukuh Satir RT 03/RW 09 dan Galyudi (30) warga Dukuh Satir RT 02/RW 09, melihat tubuh korban tersangkut di batu dalam kondisi tidak bergerak.
Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian melaporkan kepada pihak desa yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Tonjong dan Koramil setempat.
Babinsa Koramil 09/Tonjong Koptu Supriyadi bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tonjong Aiptu Ely Yuliyanto dan anggota Reskrim, perangkat Desa Kutamendala, tim medis Puskesmas Kutamendala, relawan, serta warga setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dari hasil pemeriksaan awal tim medis di lokasi, korban diperkirakan meninggal dunia akibat tenggelam sekitar lima jam sebelum ditemukan. Kondisi tubuh korban saat ditemukan sudah kaku namun belum terdapat tanda lebam. Pada tubuh korban juga ditemukan luka lecet yang diduga akibat benturan saat terseret arus sungai.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Bumiayu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pihak Babinsa juga telah menghubungi keluarga korban melalui Koramil 10/Sirampog guna memastikan identitas dan proses penanganan selanjutnya.
Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang turut menyaksikan proses evakuasi di lokasi kejadian. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat arus sedang deras.***













