Musrenbangcam Tonjong Tahun 2026 Digelar, Camat Minta Kedisiplinan Kepala Desa dan Dorong Realisasi 14 Titik Prioritas

Brebes, mediapenanews.net – Pemerintah Kecamatan Tonjong menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Brebes Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Tonjong, Kamis (5/2/2026).

Musrenbangcam dihadiri Camat Tonjong Lukman Hakim, S.H.,S.IPbeserta jajaran, anggota DPRD Kabupaten Brebes yakni Ade Apriyanto (Fraksi PAN), Hendro (Fraksi Gerindra), dan Imam Sairi (Fraksi PPP), Sekretaris Kecamatan Widodo, S.IP., S.E., M.Si., Kepala Desa se-kecamatan Tonjong, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan perempuan, tokoh masyarakat, SKPD Kecamatan, UPTD Bumiayu, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperlitda) Kabupaten Brebes, serta unsur Polsek dan Koramil.

Sekretaris Kecamatan Tonjong Widodo menyampaikan bahwa Musrenbangcam bertujuan untuk membahas dan menyepakati usulan prioritas pembangunan dari desa-desa sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing, agar dapat diusulkan ke tingkat kabupaten.

Dalam sambutannya, Camat Tonjong Lukman Hakim, S.H. Sip menegaskan bahwa Musrenbangcam merupakan agenda penting yang dilaksanakan setiap tahun. Ia menyoroti masih kurangnya kedisiplinan kehadiran kepala desa dalam forum perencanaan tersebut.

“Seringkali kepala desa tidak hadir atau datang terlambat. Saya mohon ke depan, untuk kegiatan penting seperti ini kepala desa harus hadir,” tegasnya.

Camat juga menyampaikan harapan kepada anggota DPRD agar usulan skala prioritas tahun 2027 dapat direalisasikan, khususnya 17 titik prioritas pembangunan di wilayah Tonjong. Ia menyoroti berkurangnya Dana Desa akibat alokasi untuk Koperasi Desa Merah Putih, serta meminta perhatian khusus untuk realisasi pembangunan Jembatan Petenteng di Desa Purwodadi.

Selain itu, Camat Tonjong berharap seluruh usulan dari masing-masing desa dapat diperjuangkan dan direalisasikan sesuai kemampuan anggaran daerah.

Perwakilan Baperlitda Kabupaten Brebes menjelaskan bahwa usulan pembangunan tidak semuanya dapat terealisasi 100 persen, bahkan ada yang tidak terakomodir sama sekali. Setiap kecamatan mendapat alokasi sekitar Rp1 miliar sebagai stimulan untuk 14 desa, dengan catatan usulan tersebut harus masuk terlebih dahulu dalam RKPD dan sesuai skala prioritas.

Baperlitda juga menyampaikan arahan Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, bahwa anggaran tersebut merupakan milik masyarakat, bukan pemerintah. Pembangunan Kabupaten Brebes tetap berpedoman pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni “Brebes Beres”, dengan harapan peningkatan ekonomi masyarakat yang responsif dan berkelanjutan.

Prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan pemenuhan penghasilan yang layak. Program prioritas meliputi perbaikan jalan, pengelolaan sampah, layanan administrasi kependudukan, program satu keluarga satu sarjana, festival budaya, hingga layanan kesehatan.

“Prioritas utama adalah program yang berdampak langsung dan mendesak bagi masyarakat, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas perwakilan Baperlitda.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Brebes Fraksi PAN, Ade Apriyanto, menyampaikan harapannya agar seluruh aspirasi masyarakat Kecamatan Tonjong dapat terealisasi. Ia menilai Musrenbangcam sebagai forum penting bagi kepala desa dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan yang dinilai sudah cukup baik.

Namun demikian, Ade juga mengaku prihatin terhadap bencana yang terjadi di Desa Adisana dan Desa Penggarutan, serta berharap penanganannya dapat segera dilakukan.

“Usulan-usulan dari desa akan saya tampung dan saya perjuangkan. Termasuk kebutuhan anggaran pengelolaan sampah yang harus masuk dalam APBDes dan dipublikasikan. Untuk 17 titik pembangunan, nantinya di anggarkan,” pungkasnya.

Writer: IpEditor: Irfan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *