Angin Kencang Tak Halangi Kemeriahan GBF 2026, Okinawa Bersama Fajar Karya Bakar Semangat Ribuan Penonton

BREBES, mediapenanews.net – Angin kencang dan udara dingin yang menyelimuti Lapangan Asri Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat (4/9/2026) malam, tak mampu menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menikmati kemeriahan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026.

Suasana malam yang semula terasa dingin justru berubah hangat ketika grup band dangdut Okinawa tampil di panggung hiburan GBF 2026. Penampilan tersebut mendapat dukungan dari Fajar Karya, usaha milik Slamet Riyadi, yang turut berkontribusi menyemarakkan gelaran tahunan kebanggaan masyarakat Bumiayu.

Dentuman musik dangdut yang terdengar jernih melalui dukungan KYSAN Pro Audio langsung menghidupkan suasana. Ribuan pengunjung tampak menikmati pertunjukan, berjoget dan bernyanyi bersama mengikuti lagu-lagu yang dibawakan Okinawa.

Penyanyi Risa Mella bersama rekan-rekannya tampil penuh energi. Sejak lagu pembuka, antusiasme penonton terlihat dari padatnya area depan panggung yang terus bergoyang mengikuti irama musik.

Penampilan Okinawa dibuka dengan lagu hit “Jogja Istimewa”. Tembang bernuansa energik tersebut sukses menjadi pemantik kemeriahan malam dan membuat penonton semakin larut dalam suasana pesta rakyat GBF 2026.

Fajar Karya Ikut Semarkkan GBF

Kemeriahan panggung hiburan malam itu tidak lepas dari dukungan Fajar Karya, perusahaan lokal yang dikenal masyarakat Brebes Selatan hingga sejumlah daerah lainnya.

Fajar Karya merupakan usaha milik Slamet Riyadi yang bergerak di sejumlah bidang usaha. Di antaranya toko bangunan yang berada di Jalan Lingkar Bumiayu, sektor properti melalui Perumahan Paramadina Village, serta jasa konstruksi yang telah menangani berbagai proyek pembangunan di sejumlah wilayah.

Slamet mengatakan, keterlibatan Fajar Karya dalam GBF 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan yang menjadi salah satu ajang hiburan dan ekonomi masyarakat Bumiayu.

«“Kami hadir untuk menyemarakkan ajang tahunan ini sekaligus mendekatkan dan memperkenalkan lini bisnis kami kepada masyarakat,” ujar Slamet.»

Menurutnya, GBF bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat serta memperkenalkan produk dan layanan yang dimiliki.

Doorprize Tambah Semarak Suasana

Tak hanya pertunjukan musik, suasana malam semakin meriah dengan pembagian berbagai hadiah doorprize kepada pengunjung.

Hadiah-hadiah tersebut menambah kegembiraan masyarakat yang sejak awal memadati Lapangan Asri Bumiayu. Di tengah dinginnya malam dan hembusan angin yang cukup kencang, para pengunjung tetap bertahan menikmati seluruh rangkaian hiburan.

Kolaborasi antara penampilan musik Okinawa, dukungan Fajar Karya, serta fasilitas tata suara KYSAN Pro Audio menjadikan malam ketujuh GBF 2026 berlangsung semarak.

GBF 2026 pun kembali menunjukkan daya tariknya sebagai ruang berkumpul masyarakat, hiburan keluarga, sekaligus panggung bagi pelaku usaha lokal untuk ikut mengambil bagian dalam memeriahkan kegiatan di Bumiayu.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *