Brebes, mediapenanews.net— Suasana haru bercampur doa mengiringi pelepasan ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Brebes yang mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci. Sebanyak 354 jemaah secara resmi dilepas oleh Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM di Komplek Islamic Center Brebes, Rabu (22/4/2026).
Lambaian tangan keluarga yang ditinggalkan, tangis haru, serta doa-doa yang dipanjatkan menjadi pemandangan menggetarkan hati dalam momen sakral tersebut. Bagi para jemaah, keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan jauh, melainkan panggilan suci yang telah lama dinanti.
Di antara para jemaah, terselip kisah perjuangan dan harapan. Sholeh Hasbi, calon jemaah asal Sirampog, mengaku telah mempersiapkan diri secara matang, baik fisik maupun mental, demi menunaikan ibadah haji.
“Saya menyiapkan hati, fisik, serta perlengkapan. Berangkat bersama kakak, semoga diberi kelancaran,” ujarnya penuh harap.
Dalam sambutannya, Bupati Brebes mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang mendalam, bukan hanya perjalanan fisik semata. Ia mengajak para jemaah untuk menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan.
“Ketika nanti berada di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, hingga wukuf di Arafah, lakukanlah dengan sepenuh hati. Pahami makna dan hakikat ibadah haji,” pesannya.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kesabaran, serta kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia berharap para jemaah dapat saling membantu dan mematuhi arahan petugas haji.
“Jaga nama baik Brebes, jadilah pribadi yang rendah hati, dan semoga kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih haji mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Brebes, Akhmad Nizam Baequni, menjelaskan bahwa jemaah tahun ini terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 5 hingga kloter 9 Embarkasi Solo. Proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap sejak dini hari.
“Kloter 5 telah diberangkatkan sebanyak 18 orang, disusul kloter 6 sebanyak 354 orang. Kloter berikutnya akan menyusul hingga Kamis dini hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh jemaah telah melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat, termasuk jemaah lanjut usia, sehingga diharapkan mampu menjalankan ibadah dengan baik. Namun, terdapat satu jemaah yang harus menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.
“Kami berharap ke depan jumlah jemaah haji terus meningkat, seiring semakin terbukanya kesempatan masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima,” pungkasnya.
Dengan iringan doa dan harapan, langkah para jemaah menuju Tanah Suci menjadi awal perjalanan spiritual yang diharapkan berujung pada predikat haji mabrur.(*)













