Brebes, mediapenanews.net – Laga perdelapan final Turnamen Sepak Bola Wurja Cup 2026 di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Senin (20/7/2026), menyajikan pertandingan antara Pakujati FC melawan Asri FC yang berlangsung sengit, penuh tensi, dan drama hingga peluit akhir dibunyikan.
Pakujati FC membuka keunggulan lebih dahulu melalui tendangan keras yang tak mampu dihalau penjaga gawang Asri FC. Gol tersebut langsung disambut sorak-sorai para pendukung yang memadati lapangan.
Suasana semakin semarak ketika para pemain Pakujati FC mendapat sawer dari tim ofisial sebagai bentuk apresiasi atas gol pembuka tersebut.
Namun, kegembiraan Pakujati FC tak berlangsung lama. Kurang dari satu menit setelah pertandingan kembali dimulai, Asri FC langsung merespons lewat serangan cepat yang mengejutkan lini pertahanan lawan.
Serangan itu berhasil dikonversi menjadi gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat.
Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan silih berganti menciptakan peluang berbahaya. Adu strategi, kecepatan, dan ketangguhan lini pertahanan menjadi sajian menarik yang membuat penonton terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
Gol penentu kemenangan akhirnya lahir saat pemain Asri FC dengan sigap memanfaatkan bola muntah hasil tepisan penjaga gawang Pakujati FC. Tanpa membuang kesempatan, bola langsung disambar dan bersarang ke gawang, mengubah kedudukan menjadi 1- 2.
Hingga wasit Tantowi meniup peluit panjang, didampingi asisten wasit Yogi dan Waslikun serta Match Commissioner Fajar RR, skor tetap tidak berubah.
Dengan kemenangan dramatis tersebut, Asri FC memastikan satu tiket ke babak perempat final Turnamen Wurja Cup 2026. Sementara itu, perjuangan Pakujati FC harus terhenti di babak 8 besar meski sempat tampil menjanjikan dan unggul lebih dulu.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling menarik di Wurja Cup 2026, memperlihatkan semangat juang tinggi, sportivitas, serta antusiasme luar biasa dari para suporter yang memadati Lapangan Pejaten.













