GBF 2026 Resmi Ditutup! Malam Puncak Pesta Rakyat Bumiayu Diwarnai Penghargaan

BREBES, mediapenanews.net – Gemerlap Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 akhirnya sampai di penghujung acara. Setelah menghadirkan berbagai hiburan, wahana, pameran, serta geliat UMKM, gelaran tersebut resmi ditutup pada Sabtu malam, 12 September 2026, di Lapangan Asri Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Malam penutupan berlangsung meriah. Tak hanya menjadi penanda berakhirnya rangkaian GBF 2026, momentum tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada peserta dan pihak-pihak yang dinilai memberikan kontribusi terbaik selama gelaran berlangsung.

Sejumlah kategori penghargaan diumumkan pada malam tersebut.

Untuk kategori Stand Terbaik, penghargaan diberikan kepada DINDUKCAPIL Kabupaten Brebes. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua GBF 2026, Edi Riyanto, S.H., M.H.

Sementara kategori Stand Terfavorit diraih DINKESDA Kabupaten Brebes. Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris GBF 2026, Iwan Efendi, S.Pd.

Tak kalah menarik, penghargaan Best Participant GBF 2026 diberikan kepada HIPMI Brebes dan KESBANGPOL. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ibu Hj. H. Tri.

Apresiasi juga diberikan kepada media yang selama pelaksanaan GBF turut membantu menyebarluaskan informasi dan kemeriahan kegiatan kepada masyarakat.

Kategori Best Media Partner diberikan kepada Insta_Bumiayu dan Radio Singosari TOP FM. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Koordinator Humas GBF 2026, Jefry Arsya Robbi.

Ketua Panitia Sampaikan Terima Kasih

Ketua Panitia Gebyar Bumiayu Fair 2026, Edi Riyanto, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berperan dalam menyukseskan kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan GBF 2026 tidak lepas dari dukungan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku UMKM, pengelola wahana, peserta pameran, media partner, hingga masyarakat.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan acara GBF ini, baik OPD, UMKM, wahana maupun seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan,” ujar Edi.

Di penghujung sambutannya, Edi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan.

“Atas nama jajaran panitia, kami memohon maaf apabila selama pelaksanaan Gebyar Bumiayu Fair masih terdapat kekurangan. Kami juga meminta maaf kepada warga yang berada di sekitar Lapangan Asri apabila selama kegiatan berlangsung ada hal-hal yang kurang berkenan,” katanya.

Bukan Sekadar Hiburan

Berakhirnya GBF 2026 bukan sekadar menjadi penutup sebuah pesta rakyat. Selama kegiatan berlangsung, GBF menjadi ruang pertemuan masyarakat, pelaku UMKM, OPD, peserta pameran, pengelola wahana, serta berbagai elemen lainnya.

Malam penutupan pun menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang turut mengambil bagian dalam menyukseskan gelaran GBF 2026.

Dengan ditutupnya GBF 2026, kemeriahan pesta rakyat di Lapangan Asri Bumiayu resmi berakhir. Namun, semangat kebersamaan, promosi UMKM, dan geliat ekonomi masyarakat yang hadir selama gelaran diharapkan dapat terus berlanjut.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *