16 Standar Jadi Sorotan, RSUD Bumiayu Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

BREBES, mediapenanews.net – RSUD Bumiayu terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Hal itu ditegaskan melalui pelaksanaan survei akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) yang berlangsung selama tiga hari.

Survei akreditasi tersebut dilaksanakan secara daring pada 27 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan secara luring pada 30 hingga 31 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan resmi ditutup pada Sabtu (31/10/2026), dengan dihadiri jajaran manajemen serta tenaga kesehatan RSUD Bumiayu.

Dua surveior LARS DHP, yakni dr. Imam Prasetyo, M.Kes., FISQua, C.Med., Sp.Kes., dan dr. Junaedi Wibawa, M.Si.Med., Sp.PK., melakukan penilaian secara mendalam terhadap berbagai aspek pelayanan rumah sakit, termasuk pemenuhan 16 kelompok persyaratan penilaian akreditasi.

Plt. Direktur RSUD Bumiayu, dr. Hero Irawan, melalui Plt. Kepala Bagian Tata Usaha, Muhammad Silahudin, S.Kep.Ners., M.Kep., menyampaikan apresiasi kepada tim surveior atas arahan, bimbingan, serta berbagai masukan konstruktif selama proses survei berlangsung.

Menurutnya, survei akreditasi bukan sekadar agenda penilaian, melainkan bagian penting untuk memastikan seluruh standar pelayanan kesehatan diterapkan secara konsisten di setiap unit kerja.

“Survei akreditasi menjadi bagian penting dalam upaya memastikan rumah sakit menjalankan pelayanan sesuai standar, sekaligus mendorong peningkatan mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan,” ujar Silahudin.

Dalam penyampaian hasil survei, tim surveior menekankan bahwa akreditasi tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan persyaratan administratif. Lebih dari itu, akreditasi merupakan wujud komitmen nyata rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, komprehensif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Pemenuhan 16 kelompok persyaratan penilaian juga menjadi perhatian utama. Seluruh standar harus diimplementasikan secara menyeluruh dan konsisten, bukan hanya saat berlangsungnya survei, tetapi menjadi budaya kerja dalam pelayanan sehari-hari.

Sejumlah temuan dan masukan dari tim surveior turut menjadi catatan penting bagi RSUD Bumiayu. Manajemen memastikan seluruh rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi sekaligus langkah perbaikan untuk memperkuat sistem pelayanan rumah sakit.

Silahudin menegaskan, akreditasi yang dilaksanakan secara berkala merupakan instrumen evaluasi untuk menjaga konsistensi mutu pelayanan, meningkatkan keselamatan pasien, serta memastikan layanan kesehatan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.

Dengan berakhirnya survei akreditasi ini, RSUD Bumiayu bertekad menjadikan setiap masukan sebagai pijakan untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Penutupan survei bukan menjadi akhir dari proses peningkatan kualitas, melainkan momentum bagi RSUD Bumiayu untuk terus berbenah, meningkatkan mutu, dan memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, serta berorientasi pada kepuasan pasien,” pungkas Silahudin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *